Sejarah Kartu Tarot Awalnya Adalah Permainan Bangsawan



Saat ini, kartu tarort tersedia untuk dibeli dalam ratusan desain yang berbeda. Ada dek Tarot untuk hampir semua praktisi. Beragam jenis kartu tarot memiliki gambar dan cara intrepretasi sendiri.

Sejarah kartu tarot kemungkinan berasal dari Italia utara pada akhir abad ke-14 atau awal abad ke-15. Set tertua yang masih hidup, dikenal dengan sebutan Dek Visconti-Sforza. Diciptakan untuk keluarga Duke of Milan sekitar tahun 1440. Kartu-kartu itu digunakan untuk memainkan permainan yang dikenal sebagai tarocchi. Permainan yang dulu terkenal di kalangan bangsawan dan untuk mengisi waktu luang.

Kartu tarot ramalan
Kartu Tarot White Deck (cosmopolitan.com)


Tema gambarnya mirip dengan apa yang masih kita gunakan sampai sekarang. Ada tongkat, cakram atau koin, gelas, dan pedang. Setelah satu atau dua dekade menggunakan ini, pada pertengahan 1400-an, seniman Italia mulai melukis kartu tambahan, banyak ilustrasi, untuk ditambahkan ke dalam kartu tarot. Anggota kaum bangsawan akan menugaskan seniman untuk membuat set kartu mereka sendiri. Menampilkan anggota keluarga dan teman sebagai kartu kemenangan.

Dalam sejarah kartu tarot, karena tidak semua orang mampu menyewa pelukis untuk membuat satu set kartu untuk mereka, selama beberapa abad, kartu khusus adalah sesuatu yang hanya dimiliki oleh segelintir orang yang memiliki hak istimewa. Hingga akhirnya ditemukan mesin cetak dan kartu arot banyak diproduksi dengan biaya yang lebih murah.

Menurut sejarawan tarot Gertrude Moakley, gambar-gambar fantastis kartu itu diinspirasi oleh tokoh-tokoh berkostum yang berpartisipasi dalam parade karnaval. Permainan tarocchi akhirnya menyebar ke negara-negara Eropa lainnya, termasuk Prancis selatan. Di Prancis ini kemudian namanya berganti menjadi tarot.

Sejarah kartu tarot tidak dianggap mistis sampai akhir abad ke-18, ketika okultisme menjadi populer. Seorang pria bernama Antoine Court de Gébelin menulis sebuah buku populer yang menghubungkan kartu-kartu dengan pengetahuan Mesir kuno. Menulis bahwa simbol-simbol tarot berisi kebijaksanaan rahasia dewa yang disebut Thoth. Pada waktu yang sama, Jean-Baptiste Alliette, yang menulis dengan nama samaran Etteilla, menerbitkan risalah tentang penggunaan kartu tarot sebagai alat ramalan.

Sejarah Kartu Tarot
Sejarah Kartu Tarot (kickstarter.com)

Popularitas kartu tarot berkembang seiring dengan pertumbuhan okultisme di Eropa. Penulis Perancis Eliphas Lévi mempopulerkan gagasan bahwa simbol-simbol tarot entah bagaimana terhubung dengan abjad Ibrani. Otomatis berhubungan juga dengan tradisi mistis kabbalah Yahudi. Dalam buku the pulpy book Tarot of the Bohemians, mengarang anggapan bahwa kartu tarot adalah penemuan Gipsi. (Pada saat itu, orang Gipsi diyakini berasal dari Mesir, yang oleh banyak orang Eropa abad ke-19 dianggap sebagai tempat lahirnya pengetahuan manusia.)

Kelompok-kelompok mistik seperti Theosophical Society dan Rosicrucian mengubah tarot menjadi gaya Amerika selama awal 1900-an. Berdasarkan sejarah kartu tarot, banyak praktisi tarot Amerika menggunakan satu set kartu yang dikenal sebagai dek Waite-Smith, dibuat pada tahun 1909 oleh A.E. Waite, seorang anggota Inggris dari Ordo Hermetik Golden Dawn, dan seniman Pamela Colman Smith. Dek populer lainnya, Book of Thoth, dikembangkan oleh Aleister Crowley.

Meskipun metode membaca Tarot telah berubah selama bertahun-tahun, dan banyak pembaca mengadopsi gaya unik mereka sendiri dengan makna tata letak tradisional, secara umum, kartu itu sendiri belum banyak berubah. Mari kita lihat beberapa deck awal kartu Tarot, dan sejarah bagaimana kartu ini digunakan lebih dari sekadar permainan ruang tamu.









No comments:

Post a Comment