Sering aku merasa bukan apa-apa dalam kehidupan ini
Begitu kecil aku dihadapan dunia, apalagi Tuhan
Berfikir apa yang bisa aku lakukan
Agar setidaknya Tuhan melihatku sedikit bercahaya
Agar setidaknya ada yang bisa aku banggakan dihadapanNya
Agar ketika aku kembali nanti, dimanapun tempat kembaliku
Ada yang bisa aku persembahkan untukMu
Selain dosa-dosa yang aku bawa
Selain keangkuhan dan keegoisan sebagai manusia
Tuhanku,, yang selalu menyayangiku meskipun aku sering lalai
Tuhanku yang senantiasa menjadi pelindung, ketika justru aku yang membahayakan diri sendiri
Tuhanku,, yang terus mengingatkanku meskipun aku dengan sengaja mengabaikan hatiku

Nothing

by on 3:00:00 PM
Sering aku merasa bukan apa-apa dalam kehidupan ini Begitu kecil aku dihadapan dunia, apalagi Tuhan Berfikir apa yang bisa aku lakukan Ag...
Miris sekali membaca berita akhir-akhir ini. Banyak kejahatan sadis yang terjadi dengan tersangka yang bukan hanya orang dewasa namun juga anak-anak! Ironis melihat anak-anak itu mampu berubah menjadi pribadi yang begitu kejam. Apalagi hanya karena cinta. Cinta yang dihadirkan Tuhan kepada hati manusia agar kita saling menyayangi justru menjadi alasan kekejaman. Tidak,,  jelas bukan itu tujuan Tuhan menurunkan rasa cinta pada hati manusia. Tapi orang-orang yang tidak berfikir itu justru menjadikan cinta sebagai alasan untuk merusak.

Lalu, mereka yang membunuh jiwa yang seharusnya tidak diperbolehkan untuk dibunuh hanya mendapat hukuman 8-10 tahun, itupun dapat potongan. Semacam diskon akhir tahun atau hari raya. Lucu.
Mungkin mereka menikmati kehidupan di penjara. Tertawa, makan, mendapatkan pelatihan... kemudian keluar menghirup udara bebas. Siapa yang menjamin penjahat itu bisa sadar? Hati yang telah mati karena membunuh dan melakukan kejahatan, semudah itukah hidup lagi? Otak yang sudah digunakan untuk menyusun sekenario kejahatan semudah itukan kembali normal? Bahkan penjahat keji itu masih mendapat perlindungan HAM untuk tidak mendapatkan hukuman mati.

HAM itu singkatan Hak Asasi Manusia. Apakah makhluk yang kejam masih bisa disebut manusia? Misalnya saja sebuah mainan berbentuk buku. Sangat mirip buku. Tapi tetap tidak bisa disebut buku. Karena buku harus memenuhi beberapa kriteria, seperti ada ilmu/tulisan di dalamnya, bisa di buka dan dibaca, ada halamannya dll. Tuhan menciptakan manusia dengan akal dan hati, dengan pikiran dan perasaa, menjadi makhluk yang paling tinggi derajadnya dari makhluk lain. Tapi, jika manusia tega melakukan kekejaman, hilang akal, berapa persen sisi kemanusiaannya masih tersisa? Hak asasi macam  apa yang perlu dibela untuknya? Apakah dia/mereka yang mati sudah kehilangan haknya sebagai manusia dan tidak perlu dibela karena tidak ada lagi di dunia ini?

Kadang aku pikir ini lucu-lucu ironis. 
yah,, setiap orang bisa beda pendapat.
Audisi Madiun

Setelah Azzura, ini kompetisi modeling kedua yang aku ikuti. Karena aku asli Ngawi tapi domisili Klaten jadi aku ikut audisi Madiun. Audisinya di gerai CoffeeToffee Sun City Madiun. Dari Klaten aku naik kereta ke Madiun. Ini kali petama aku naik kereta ke Madiun. Sampai di stasiun, langsung sholat Dzuhur dan cari makan di depan stasiun. Nha pas makan ini aku tanya sama ibu penjualnya, Sun City itu di mana? Karena aku belum pernah ke sana. Meskipun asli Jatim, aku jaraaaaaang sekali main ke Jatim. Alhamdulillah,,, salah satu ibu penjualnya berbaik hati jadi ojek nganterin aku sampai Sun City plus di doakan semoga berhasil. Terimakasih ya Bu,,, semoga lancar usahanya...


Audisi Madiun CoffeeToffee Sun City


Setelah audisi di kota lain, akhirnya 25 Finalis yang maju Grand Final ke Surabaya diumumkan. Alhamdulillah lolos.. dan Alhamdulillah,,, pas banget kantor libur,, jadi gak perlu repot minta ijin. Memang, jika sudah ditakdirkan InsyaAllah dimudahkan... Ini kedua kalinya aku pergi ke Surabaya, pertama waktu jaman SMA tahun 2009 silam. Sudah lama sekali... kali ini sendirian dan malam hari, so travel adalah pilihan terbaik.

Berangkat ke Surbaya naik travel jam 21.00 dan sampai Hotel IBIS Budget pas banget jam 06.00 langsung siap-siap sarapan pagi dan agenda pertama, kunjungan ke BIOS TV. Nha, ketika di BIOS TV ini kita belajar tentang broadcasting dan melihat langsung proses produksi. Orang-orang di BIOS TV ramah dan menyenangkan. Mereka tidak sekadar memberikan materi namun juga motivasi bagi kami.

BIOS TV


Selanjutnya kami kembali menuju Hotel dan lanjut materi Modeling dari Kak Tata. Bagian seru biar tambah ilmu dan bener jalan di catwalknya. Pas latihan ini, bagian yang perlu aku latih adalah berputar. Yap,, putar cantik ^^
Malamnya kami langsung menuju XXI Ciputra World untuk gladi bersih.. (Capek ini kaki pakai heels seharian.. )

Gladi Bersih XXI Lounge

Gladi bersih hingga pukul 23.00 setelah itu langsung menuju  hotel dan istirahat. Sudah lelah setelah semalaman perjalanan Solo-Surabaya langsung kegiatan seharian.

Hari H.... Grand Final
Hari ini selain membawakan baju dari para Designer kami semua juga unjuk bakat di depan Juri. 5 Besar yang terpilih juga akan mendapatkan pertanyaan dari Juri yang harus dijawab dalam waktu 30 detik.  Meskipun belum berhasil menjadi pemenang tapi banyak pengalaman dan ilmu baru yang aku dapat,, dan yang paling penting keluarga baru jaringan baru. Alhamdulillah,,,

Capture Peserta Saat Unjuk Bakat




Model Hijab Hunt Jatim 2016

by on 1:15:00 AM
Audisi Madiun Setelah Azzura, ini kompetisi modeling kedua yang aku ikuti. Karena aku asli Ngawi tapi domisili Klaten jadi aku ikut audisi...
Akhirnya... setelah beberapa kali gagal mendapatkan beasiswa magister, tahun 2016 ini diberikan kesempatan mendapatkan beasiswa LPDP. Terimakasih untuk semua yang mendukung dan membantuku, terimakasih untuk Tuhan yang mengabulkan permintaanku...

Sebelumnya, sudah ada postingan soal proses seleksi LPDP. Hampir sama sebenarnya. Bedanya ada essay on the spot. Essay on the spot adalah essay yang harus ditulis selama 30 menit maksimal dengan tema yang sudah ditentukan. So, tinggal rajin baca berita dan info kekinian ya.. tidak terlalu sulit kok,, hanya dua halaman saja.  Mulai tahun ini untuk yang mengambil DN semua proses menggunakan bahasa Indonesia, sedangkan LN full english.

Setelah pengumuman lolos ada yang namanya Pra PK. Aku dapat PK 69 di Wisma Hijau tanggal 30 Mei hingga  4 Juni nanti. Apa saja kesibukan awardee selama pra PK??? Rapat... rapat... rapat... tiap malam lewat telegram bersama ratusan anggota kelompok untuk membahas tugas angkatan, tugas kelompok, tugas individu dan semua agenda PK mulai dari opening, isi acara, pembicara, kegiatan pendukung dan closing. Jadi setiap ketinggalan rapat chat sudah ribuan. Seru kok...Tugasnya apa nanti bisa pilih sendiri sesuai keinginan kelompok. Jadi sangat demokratis.

Kalau mau nanya-nanya soal LPDP bisa kirim email saja ya ke kazebara20@gmail.com atau baca tulisanku sebelumnya. Hampir sama,, bedanya dulu aku gagal tapi sekarang berhasil lolos alhamdulillah... Siapkan saja semuanya ya bagi yang start berjuang meminang LPDP. Semangaaaaaat!!!!

LPDP PK 69

by on 10:01:00 PM
Akhirnya... setelah beberapa kali gagal mendapatkan beasiswa magister, tahun 2016 ini diberikan kesempatan mendapatkan beasiswa LPDP. Terim...
Jika hidup itu adalah drama
Akan ada banyak panggung dan peran yang dimainkan
Disatu sisi aku tampil cemerlang dan bahagia
Tersenyum pada dunia dan orang-orang
Disatu sisi aku harus tampil tegas kadang marah
Namun sepertinya, kesedihan tidak perlu ditampilkan
Kebanyakan orang menyukai episode bahagia dan happy ending
Selalu menampilkan yang terbaik tanpa orang lain tahu proses dibalik layar
Yang sesungguhnya biar diri dan Tuhan yang tahu
Ketika aku duduk dalam duniaku antara kedamaian dan kesepian
Itulah aku sebenarnya
Aku berada di dalamnya ketika harus berfikir
Peran apa yang akan aku mainkan selanjutnya

Jika Hidup Adalah Drama

by on 3:43:00 PM
Jika hidup itu adalah drama Akan ada banyak panggung dan peran yang dimainkan Disatu sisi aku tampil cemerlang dan bahagia Tersenyum pada...
Pendapat setiap orang bisa berbeda tentang kematian. Ada yang damai dengannya namun tidak sedikit yang takut dengan kematian yang datang tanpa pemberitahuan. Secara pribadi aku tidak terlalu takut dengan kematian itu sendiri.. yang aku takutkan adalah bagaimana aku harus mempertanggungjawabkan kehidupan yang aku nikmati. Bagaimana jika dosaku berlebih daripada kebaikan? Bagaimana jika aku masih memiliki hutang yang belum terbayar? Bagaimana jika ada hati yang pernah aku sakiti dan belum memaafkan? Tidak bisa aku perbaiki ketika aku telah mati.

Tapi.. ada yang lebih aku takutkan daripada kematian yang sesungguhnya. Kematian hati, ya kematian hati membuatku mati bahkan ketika ragaku masih bernapas di dunia, apalagi untukku yang cenderung lebih memiliki sikap cuek, aku harus ekstra hati-hati. Dan hati yang membeku adalah awal dari kehancuran dan kematian yang buruk. Salah satu penyebab kematian hati adalah kesedihan dan hilangnya rasa syukur. Keduanya menghalangi hati dari kasih sayang dan cahaya Tuhan. Untuk itu, aku selalu bersiap menghadapi sesulit apapun kehidupan dan sebesar apapun kehilangan. Menyadari bahwa dalam kehidupan yang singkat ini aku memang tidak benar-benar memiliki dan harus siap jika suatu saat harus berdiri sendiri. Selain itu juga menjaga rasa syukur untuk segala hal. Yang terlihat buruk di mata manusia mungkin saja adalah keindahan  rencana Tuhan.

Setiap saat, berperang melawan diri sediri, agar hati tetap hidup, agar jiwa lebih banyak damainya, agar pikiran lebih banyak jernihnya. Kenapa lebih banyak, karena hidup tidak selalu baik namun juga tidak selalu buruk. Alangkah baiknya kalau yang mendominasi adalah kebaikan.
Pernah gak sih ngalamin dua perasaan sekaligus? Kita sedang bahagia tapi juga sedih. Ini aku alami sekarang. Aku bahagia mendapat kesempatan melanjutkan studi dengan beasiswa tapi aku sedih karna belum move on . Aku bahagia mau berangkat PK dan bertemu teman-teman LPDP tapi aku sedih ninggalin kantor, harus resign. Antara bahagia dan sedih. Aku menikmati keduanya, justru ini adalah keadaan yang unik. Entah bahagia atau sedih tetap semua disyukuri. Mungkin kalau aku bahagia 100% aku jadi takabur, sombong, tidak hati-hati dan lupa diri. Kalau aku sedih 100% aku gak kuat. Jadi Tuhan menghadirkan keduanya supaya aku belajar. Aku seperti mendapatkan sekuntum mawar dari Tuhan.


Aku seperti mendapatkan sekuntum mawar dari Tuhan.
Durinya menyakiti jemariku
Tapi indah kelopaknya mendamaikan jiwa
Lukaku akan segera sembuh
Namun keindahan yang telah merasuk
Akan abadi dalam memori
Inilah perumpamaan
Ketika Tuhan menghadirkan kebahagiaan dan kesedihan dalam satu waktu
Kesedihan akan segera hilang
Kemudian aku bertambah kuat
Kebahagiaan akan mengendap dalam jiwa
Aku bersyukur untuk keduanya
Sebagai bentuk kasih sayang Tuhan
Sungguh,, Engkau mengujiku tapi juga menghiburku
Wahai Tuhanku Yang Maha Penyayang...