Pengabdian masyarakat (Dimas) kali ini dilakukan di Dusun Geger daerah Parangtritis. Setelah melewati daerah pantai kami naik ke daerah atas di dusun geger. Ada dua agenda yang dilakukan, pertama adalah pelatihan vertikultur di SD dan sosialisasi daerah tangkapan air.

Dalam acara pelatihan vertikultur, anak-anak tersebut diberikan materi terlebih dahulu oleh Dosen yang ikut serta dalam kegiatan Setelah materi anak-anak tersebut dipandu oleh mahasiswa yang mengikuti kegiatan Dimas. Vertikultur dibuat menggunakan botol bekas yang dibentuk seperti kelinci dan diwarnai menggunakan cat akrilik. Kemudian botol-botol tersebut dirangkai membentuk vertikultur. Saking banyaknya jati di daerah ini, ketika ada pertanyaan "Anak-anak mau menanam apa?" salah satu dari mereka menjawab "Jati" ^^ Tentu saja semua botol ditanamai dengan sayuran ya,,





Kegiatan ke dua adalah sosialisasi daerah tagkapan air. Dusun Geger termasuk daerah dataran tinggi yang memiliki sumber mata air namun, semakin lama mata ir tersebut semakin surut. Jika terus terjadi bisa menyebabkan dusun yang awalnya memiliki air melimpah justru mengalami kekeringan. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan masyrakat menanam pohon jati. Pohon jati sangat besar mengkonsumsi air dan menghilangkan air tanah melalui penguapan. Akar pohon jati juga tidak mampu menyeimpan air. Masyarakat banyak menanam pohon jati karena nilai ekonominya yang tinggi. Dalam sosialisai disampaikan bahwa untuk menjaga sumber mata ir dan menghindari kekeringan, masyarakat harus mengimbangi dengan enanam pohon yang berfungsu sebagai penyimpan air dan tidak menyerap air tanah dalam jumlah banyak sehingga, air tersebut dapat tersimpan di dalam tanah dan dapat digunakan warga. Contoh pohon yang menyimpan air adalah jenis bambu, sawo, jambu dan gayam. Selain menanam pohon masyarakat juga dihimbau membuat sumur resapan.

Selain materi mengenai daerah tangkapan air, juga ada materi tentag inseminasi ternak dan penanaman tanaman umbi-umbian yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar. Di akhir kegiatan diberikan bibit pohon bagi warga Dusun Geger. Acara ini berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan yang baik bagi masyarakat. Semoga kedepannya dapat dilakukan kegiatan lanjutan untuk membuat sumur resapan di Dusun Geger.



Peserta dan Panitia DIMAS Magister dan Doktoral Biologi 2016

Jalan Menuju Dusun


Yosh…. Selamat datang mahasiswa baru pascasarjana Biologi UGM..


Sebelum memulai perkuliahan, ada acara Penerimaan Mahasiswa Baru oleh Fakultas selama dua hari. Hari pertama ini diisi dengan materi ke Biologian serta belajar Hymne Gadjah Mada dan Hymne Biologi. Materi ke Biologian disampaikan oleh para dosen. Materi yang diberikan adalah motivasi untuk belajar dan berkarir di bidang biologi, penjelasan mata kuliah dan iklim perkuliahan, juga serba serbi prosedur akademik mulai dari semester pertama hingga pembuatan thesis kedepannya.


Semua Peserta


Perkenalan Dosen

Bapak Dekan Fakultas Biologi

Tim Paduan Suara KMP Biologi
Hari kedua, kita lebih mengenal setiap minat di Biologi. Ada Botani, Zoologi, Mikrobiologi, Genetika dan Molekuler, dan Ekologi. Hari kedua ini kita full bersama kakak tingkat dari KMP Biologi. Setelah penjelasan mengenai minat, kami membentuk kelompok kecil untuk berdiskusi dengan teman-teman dari minat yang sama. Berkonsultasi mengenai mata kuliah yang sebaiknya diambil, dosen pengampu, proyek dosen dan segala permasalahan lain mengenai minat yang diambil. Setelah berdiskusi ada tour de lab berkelompok. Kami berkunjung ke setiap lab yang ada di biologi kemudian perwakilan kelompok memberikan informasi yang diperoleh setelah tour de lab.


Materi Kebiologian
Sharing Minat
Panitia

Setelah dua hari acara full ruang, saatnya makrab ke dunia luar. Makrab 2016 ini dilaksanakan di Sembungan RT5 Bangunjiwo, Kasihan Bantul. Tempatnya di dekat pabrik gula Madukismo. Daerah sekitarnya adalah area makam Cina.
Day 1
Setelah hampir ¾ jam perjalanan menggunakan dua bus ukuran sedang, sampailah kami di sebuah pendopo besar yang dilengkapi dengan masjid. Yapz.. di pendapa inilah kita akan menginap dan melaksanakan semua agenda makrab. Disamping pendapa juga ada area kosong yang teduh, bisa digunakan untuk acara outdor. Sesi pertama ada materi yang disampaikan oleh dosen muda dari Fak. Teknik. Beliau menyampaikan kiat-kiat bagaimana menjadi mahasiswa pasca yang gaul dan kekinian. Bisa berprestasi, lulus tepat waktu dengan nilai memuaskan, mampu memberikan manfaat pada masyarakat dan yang sangat penting bisa menghasilkan jurnal-jurnal ilmiah yang berkualitas.

Setelah materi, acara dilanjutkan dengan beberapa games dan diskusi untuk pensi malam nanti..

Pendapa Tempat Makrab

Materi
Calon Ketua KMP.... mungkin...



Game translete bahasa. Karena yang ada di foto berasal dari pulau yang berbeda...

Merencanakan pensi nanti malam
 Sebelum pensi kita nobar dulu nih,, film documenter mengenai perburuan hewan laut yang semakin langka terutama hiu. Salah satu film dari Discovery Channel yang menggambarkan bagaimana keserakahan manusia yang tidak peduli terhadap kelestarian hiu. Yah.. masalah ekonomi tidak membutuhkan kritik semata, tapi solusi nyata memang. Acara nobar ini dilanjutkan dengan diskusi mengenai film tersebut.


Pensi



Day 2

Olahraga Dulu...
Ada pos-pos macam jelajah pramuka nih… sudah lama tidak melakukan kegiatan seperti ini.. berasa….. muda! ^^  memang masih muda sih kita.. hmm.. lebih muda lebih tepatnya..
Game 1, mengeluarkan bola dari dalam tabung penuh lubang, dengan mengisi tabung tersebut menggunakan air.
Setelah game pertama ini, ada sharing kira-kira kita mau masuk divisi apa ketika bergabung dengan KMP nanti.


Game 2, Entah apa namanya... kali ini kita bermain dengan holahop. Satu kelompok bergandengan tangan, kemudian holahop harus berjalan dari ujung ke ujung barisan kelompok. Setelah game 2 ada sesi sharing bakat atau hobi setiap peserta.



Game 3 menggunakan sebuah tissu. Tissu tersebut harus berpindah melalui setiap anggota kelompok tanpa menggunakan tangan dan harus terbang. Ada berbagai metode yang dilakukan setiap kelompok sesuai kreativitas masing-masing. Ada yang dilempar dengan kaki macam main bola, ada yang dilempar menggunakan mulut sambil duduk, dan kelompokku tissu tersebut dibuat bola dan dilempar menggunakan baju.


Kelompok 6


Game 4, estafet air menggunakan piring... sukses basah semua.. karena bukan ke dalam piring air dituang tapi ke badan sendiri atau badan teman. Lumayan jadi lebih seger karena saat itu cuaca sangat panas.



Game 5, semacam ngepet di siang bolong ini ya... soalnya satu kelompok ditugaskan menjaga nyala satu lilin sedangkan beberapa panitia menyerang dengan menyemprot air. Fighting siap grak dah...kelompokku berhasil mempertahankan nyala lilin dengan gerakan tim pelindung yang sigap-sigap anarkis..

Dua laki-laki siaga ini....



Ternyata....Cieee...


Peserta dan Panitia


Buat yang baru saja menjadi mahasiswa pascasarjana aku ucapkan selamat, selamat menemuh kuliah baru yah. Buat yang pengen kuliah magister dan masih mencari beasiswa atau kampus idaman, semoga lancar mendapatkan beasiswa dan masuk ke kampus yang di inginkan… aamiin
Bagi mahasiswa yang ketika sarjana termasuk mahaisiswa aktif, pasti bakal bosen banget kan ya kalau Cuma kuliah aja. Termasuk aku, kalau hanya kegiatan kuliah kok rasanya kurang gitu. Nha, bagi kamu yang kuliah pasca di UGM, bias memilih salah satu dari UKM HMP yang ada di universitas. Sebagai mahasiswa pasca, kita diduntut tidak hanya baik dibidang akademik, tapi juga memiliki soft skill untuk menunjang kemampuan akademik. Tapi ya yang paling penting tentu saja akademiknya ya.. lulus tepat waktu, kalau bias 3 semester dengan IPK bagus kalau bias cumlaude diatas 3,75. Amiin
Apa saja kegiatan yang bias kamu ikuti? Ini aku ambil dari brosur yang diberikan kepada mahasiswa ketika kuliah umum.
1.      Bidang Aksi Sosial
Merupakan HMP yang concern terhadap masalah sosial dan kemanusiaan. Program utama bidang ini adalah pembentukan rintisan desa inklusi di kecamatan Turi Sleman.

Nha, meski namanya aksi sosial, bukan aksi demo-demo ya yang dimaksud. Udah gak jaman mahasiswa pasca demo. Yang ada perbanyak publikasi ilmiah dan keterlibatan langsung ke masyarakat.



2.      Bidang Humas
Bertangggung jawab terhadap publikasi (melalui media cetak dan media sosial) seperti dokumentasi kegiatan. Selain itu juga menjaga relasi antara unit eksternal dan internal HMP UGM. HMP Humas menjadi salah satu bidang strategis yang berupaya untuk meningkatkan eksistensi HMP di kalangan mahasiswa pasca dan himpunan mahasiswa pasca universitas lain.

3.      Bidang Kewirausahaan
Bergerak di bidang jasa dan usaha.  Selain menjadikan HMP wadah untuk praktek wirausaha juga mengadakan program master preneur school guna menunjang keterampilan dan keilmuan anggota dan umum. Program tersebut berupa seminar dan pelatihan kewirausahaan hingga kunjungan ke perusahaan dan UKM.

4.      Kajian Strategis dan Advokasi (Kastrad)
Bidang Kastrad HMP berperan dalam pengawalan isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat. Juga diharapkan dapat melakukan advokasi terhadap kebijakan yang mungkin dapat merugikan sebagian pihak baik dalam lingkup universitas  maupun masyarakat.
Beberapa kegiatannya adalah Kajian tematik bulanan, Seminar polotik anggaran, dan Pelatihan komunikasi efektif dan teknik advokasi.

5.      POSDM
Merupakan HMP yang berfokus rekrutmen, penempatan, kaderisasi, koordinasi, dan komunikasi pengurus bidang menjalankan roda organisasi seluruh kegiatan HMP.
Agenda Kegiatan :
·         PMB HMP UGM (saat penerimaan mahasiswa baru program pascasarjana)
·         HMP Award (Kepengurusan HMP)
·         The Gathering
·         Leadership Training

6.      UKM International Language Center
Bergerak dalam pengembangan bahasa-bahasa asing. Ada kelas bahasa Inggris, Prancis, Jepang, Korea, Arab, dan Jerman. Juga ada workshop seperti AcEPT, Motivation Letter & Scholarship, Movie Talk dan Familitarity Night.

7.      UKM Forum Sains dan Teknologi (FoST)
Merupakan UKM yang bercita-cita menjadi penggerak penelitian dan mampu menjawab permasalahan masyarakat. Agenda strategis FoST diantaranya Worksop dan Jalan-jalan Sains.

8.      UKM Forum Ilmiah Sosial Humaniora (FISH)
UKM FISH berupaya mendorong para penggerak, pejuang dan penyebar kemanfaatan yang tertarik akan isu-isu di bidang humaniora untuk peduli dan aktif menyelesaikan masalah yang ada di lingkungan sekitar.
Agenda FISH antara lain: Diskusi Film, Gathering, Kunjungan Museum, Revitalisasi Perpustakaan Desa, dan Kajian Rutin.

9.      UKM Mahasiswa Kristiani
Merupakan wadah bagi mahasiswa Kristen protestan dan Katolik. Setiap kegiatan adalah untuk meningkatkan iman, sinergi dan saling mendukung studi hingga kelulusan. Kegiatan yang dilakukan antara lain : Ibada Jumat, Paduan Suara, KMK mengajar, Walking Prayer.

10.  UKM Himpunan Mahasiswa Muslim (MIMMPAS)
Merupakan UKM terbesar di bawah HMP. Bergerak dalam bidang dakwah serta membentuk intelektual muslim yang berakhlak mulia dan professional. Program kegiatannya meliputi : Kajian Keislaman dan Pembinaan, Kajian dan Diskusi Ilmiah mengenai sains islam, kegiatan sosial, kewirausahaan, da dakwah media.

11.  UKM Seni
Memiliki misi untuk mengembangkan budaya dan seni di Yogyakarta. Berperan aktif sebagai penampil dalam berbagai kegiatan di universitas.

Dalam kegiatan PMB 2016 ini UKM seni SAGA menjadi penampil tari dan paduan suara. Bagus banget kalau menurutku.

12.  UKM Olahraga
Wadah minat dan bakat mahasiswa pascasarjana dibidang olahraga. Ada Futsal, Renang, Joging, dan Badminton.

13.  UKM Jurnal Paradigma
Memfasilitasi anggota UKM dan peserta kegiatan untuk melatih keterampilan dalam hal menulis dan berdialektika sesuai dengan bentuk kepenulisan ilmiah seperti cara penulisan jurnal ilmiah.
Pinggir kanan dan kiri Mba dan Mas Sukoharjo 2016. Yang tengah urut dari kiri juara 1, 2, 3
Model Icon adalah kontes modeling yang diadakan oleh Double Decker. Tahun ini tema yang di usung adalah batik casual panggung. Ada dua kategori, yaitu anak-anak dan dewasa. Pemenang pada masing-masing kategori akan menjadi brand ambassador Double Decker. Acara ini diselenggarakan di Double Decker Solo Baru. Kontes ini dapat diikuti baik putra maupun putri dan bagi putri juga boleh memakai hijab.

Ada tiga juri yang akan menilai. Kriteria penilalainnya adalah catwalk, percaya diri, kostum yang dikenakan, dan untuk kategori dewasa ada publik speaking. Publik speaking dinilai dari cara menjawab setiap peserta pada pertanyaan yang diajukan. Setiap peserta diberikan waktu 30 detik untuk menjawab pertanyaan yang diacak. Satu pertanyaan dengan nomor tertentu diambil oleh peserta, kemudian juri akan membacakan pertanyaannya. Seingatku beberapa pertanyaannya adalah:
- Kapan hari batik dan bagaimana melestarikan batik?
- Bagaimana cara generasi muda melestarikan budaya terutama batik?
- Apa itu fashion?
- Apa kelebihan dan kekuranganmu dan bagaimana cara mengatasinya?
- Menurut kamu, kamu ini introvert atau extrovert?
- Apa itu brand ambassador?
- Apakah komunitas itu penting?
- Apa peran brand ambassador?
- dll
pertanyaan meliputi brand ambassador, kemampuan sosial dan publik speaking, kepercayaan diri, fashion, dan tentu saja batik ya...

Setiap peserta diberikan waktu 2 menit untuk catwalk di panggung T dengan 7 kali pose. Pose bebas sesuai kreativitas masing-masing. Jadi ada banyak waktu untuk jalan dan pose. Tidak perlu terburu-buru.

This is my outfit. Tema casual panggung. Kalau pakai dress biasa banget. Jadi aku pilih celana batik aladin (50k) atasan polos warna gading (50k). Jilbabnya aku tabrak pakai batik pink. Biar lebih ramai, karena casual panggung aku cari kain batik 2 meter buat jilbab (50k). Terlihat besar jadinya. Aksesorisnya kalung sama gelang (20k). Heels hitam 10 cm (sudah lama belinya)


Make up pakai smokey eyes dan lisptik pink




Bersama juri dan juara kategori anak dan dewasa







Kedamaian..
Duduk dengan tenang
Dengan kawan belajar
Dengan buku dan kesendirian
Membiarkan pikiran menelisik hati
Membiarkan logika memahami rasa
Membiarkan pikiran menyelami jiwa
Biar keduanya padu
Biar lengkap kulit dan isi
Karena kulit tanpa isi hanya kekosongan
Sedangkan isi tanpa kulit tanpa perlindungan

Kedamaian…
Bukan pada riuh ramai
Bukan pada benda-benda dan kemewahan
Tapi justru bersanding pada keserdahanaan dan dalamnya kerohanian

Kedamaian ada pada malam-malam yang tenang
Ketika Tuhan dekat dengan bumi
Dimana manusia berpijak
Ketika Tuhan dekat dengan ruh dan memberikan cahayanya
Bahkan..
Ada pada rintik hujan dan besarnya kesyukuran
Ada pada keikhlasan langkah ditengah panasnya hidup

Jika sulit ditemukan
Mungkin hati yang belum bisa
Memandang kehidupan dari kejauhan
Untuk dekat dengan Tuhan

Dunia semakin lama semakin cepat dan ramai, begitu pula pikiran dan keinginan, hati dan perasaan. Padahal kenikmatan kehidupan ada dalam kedamaian dan ketenangan. Dengan pikiran yang tenang dan jiwa yang damai, bagaimanapun sulit dan sakit tidak terasa, betapapun bahagia tidak akan lupa. Kadang manusia, aku sendiri pun, terseret dalam usaha mencari kesenangan di dunia yang bekas nyatanya adalah kekosongan dan sementara. Dan apakah gemerlap itu mudah ditinggalkan, untukku sendiri.. tidak.. tidak.. tidaklah mudah.. tapi bukan berarti menyerahkan ya? Bukankah kehidupan memang begitu, apa yang ada dalam diri ini, yang senantiasa berkecamuk, mana yang akan menjadi pemenang adalah yang bertahan saat nafas penghabisan. Yang lebih berat ketika hari penghtungan. Tidak perlu menyalahkan yang diluar diri karena semua ada di dalam. Dalam pikiran, dalam hati, dalam ruh, dalam jiwa. Semuanya.. yang tersebut itu.. bukan perkara mudah untuk memelihara. Bukan perkara mudah karena yang ada di dalam diri ada pondasi segala perbuatan lahir, amal, ibadah.
Tapi kita, manusia harus bisa bertahan dengan segala macam rupa kehidupan. Dengan segala kesulitan dan bahkan kebahagiaan. Karena sebagai umat Islam, kunci sudah diberikan. Teladan telah diberikan. Apalagi.. kalau bukan Al Quran dan Sunnah. Keduanya, adalah sumber ilmu sepanjang hayat. Meskipun sulit, meskipun belum mengerti tetap belajar. Tetap belajar… dan terus belajar…



Yang lagi galau resah gelisah,, tenang ya.. Allah Maha Pengasih dan Penyayang..

Kedamaian

by on 2:06:00 PM
Kedamaian.. Duduk dengan tenang Dengan kawan belajar Dengan buku dan kesendirian Membiarkan pikiran menelisik hati Membiarka...
Minggu ini adalah pertama kalinya kau ikut yang namanya dauroh. Sebelum menuliskannya menjadi bagian dari kalimat judul aku tanya dulu nih sama temen apa bedanya dauroh sama kajian biasa. Biar gak salah sebut. Kata dia, dauroh itu waktunya lebih lama dan lebih intensif. Memang dauroh ini berjalan selama satu minggu dari jam 08.00-14.30 membahas Kitabut Tauhid. Lama juga kan? Tapi aku juga gak full datangnya, karena ada kegiatan keduniaan yang lain,, ^^

Yang namanya First Time,, selalu ada hal-hal unik dan berkesan. Cerita ini adalah pengalaman dan pendapat pribadi belaka, tidak aku sebut secara detail. Kalau bermanfaat ya Alhamdulillah,,, kalau menyesal setelah membacanya ya sudahlah.. ^^

Lanjut,,,
Hari pertama, 1 Agustus 2016. Udah niat banget dengan hati riang gembira, mandi pagi dan dandan cantik mau pergi kajian… (ciyeeeh…). Pergi ke Masjid menggunakan Google Map. Iyes,, pakai Map karena aku buta daerah Jogja. Maklum,, penduduk baru. Selalu saja acara pertama kali datang ke suatu tempat pakai map diwarnai dengan aksi tersesat dan happy ending dengan bertanya pada penduduk sekitar.  Dua hari sebelumnya, tersesat juga karena hp mati ditengah jalan, tersesat parah di Jogja. Lain kali kalau gak males mungkin bias buat update blog di lain tulisan.
Nha,, akhirnya sampai kan ke Masjid yang dituju, hari pertama ini aku sama satu temen, hari-hari berikutnya dia udah gak datang. Sampai masjid pelan-pelan parkir motor karena acaranya udah mulai. Ku buka pintu geser dengan kaca berwarna gelap. Sreeeeet,,,, dan begitu pintu terbuka.. aku kaget.. sepersekian detik terbesit pikiran mau pulang. Okeh,,,akhirnya aku melangkah masuk…
Kenapa kaget? Katanya ini kajian buat umum, gambaran di otakku yang polos ini akan ada bermacam tipe orang. Ternyata,, tidak,, hanya satu macam. Semua memakai cadar. Sedangkan aku,, meski sudah memakai baju tidak mencolok diantara koleksi baju yang aku miliki, tetap saja mencolok sekali buanget banget cetar membahana…baju bunga-bunga shabby chic warna hijau muda.
Setiap harinya ada tiga sesi, dengan jeda istirahat 15 menit dan istirahat sholat. Hari pertama sesi pertama, sama sekali aku gak fokus dengan apa yang disampaikan Ustadz. Aku sibuk dengan pikiranku sendiri, dengan duniaku, dengan penampilanku yang sangat berbeda dan sepersekian detik berfikir untuk tidak kembali lagi… sesi kedua aku sudah mulai tenang, menyingkirkan pikiran yang tidak perlu dan menemukan kembali tujuan awalku, buat belajar (dan mengisi waktu luang di jogja, ^^). Sudah, aku hentikan pikiran bergemuruh di sesi pertama dan mencoba fokus mendengarkan. Fokus sih sudah.. tapi.. susah nangkep. Banyak kosa kata bahasa arab yang sama sekali asing buatku, macam semester pertama aku belajar biologi, rumit dengan kosa kata ilmiahnya.. ini juga rumit dengan kosa kata bahasa arabnya. Sekali lagi aku berfikir,, tak apalah,, namanya juga belajar,, lanjutkan nak!
Di akhir sesi aku pikir, aku harus punya bukunya as soon as possible, biar keesokan harinya aku tidak datang dengan otak kosong, harus belajar dulu biar lebih banyak pahamnya dari pada ngalamunnya. Oya,, di akhir sesi sebelum pulang kan salaman dulu tuh, trus aku ikut disalami, aku bahagia. Mereka welcome banget dengan aku yang apalah entahlah ini.. dasarnya memang mereka baik ya cuma pikiranku saja yang bergemuruh tiba-tiba dengan perbedaan yang mencolok. Aku merasa minder sebenernya,, karena aku tahu aku yang paling g a k t a h u diantara mereka.
Hari ke dua. Mulai cari kenalan. Salaman sambil tanya nama.. senengnya dapat teman baru. Bahkan salah satu dari mereka mau mengantarku beli bukunya langsung pas istirahat sholat, gak perlu nanti-nanti dan besok-besok,, tambah semangat kan,, mereka sungguh baik.. aku juga dimasukin grup yang isinya info kajian. Alhamdulillah.. kalau niat belajar InsyaAllah dimudahkan ya… dan aku juga didoakan semoga dipermudah belajarnya,, bahagia ganda..^^
Hari ke tiga, aku main ke kos teman baruku itu. Kos muslimah khusus untuk belajar agama. Mereka semua bercadar dan mereka semua ramah baik hati. Sebentar saja di sana aku banyak belajar. Bukan hanya itu, aku dapat guru ngaji. Sebelumnya aku mau les ngaji untuk memperbaiki bacaan Al Quran, tapi di sini aku bisa belajar gratis.. ye he he….. tak cuma itu, bahkan belajar bahasa arab dan banyak lagi. Dari niat kajian jadi pintu untuk belajar lebih.. senangnya…

Hari ke empat dan seterusnya aku sudah terbiasa dengan kegiatan baru dan teman-teman baru. Semoga tetap istiqomah jika perkuliahan sudah dimulai.. indah di awal belum tentu tengahnya apalagi akhirnya.. ^^

Ada beberapa hal unik yang membuatku speechleeeess se les les nya… (lebay ya,,)

1. Waktu hari pertama mereka bawa buku kecil isinya bahasa arab semua, aku kira sambil hafalan gitu. Ternyata itu kitab yang berbahasa arab. Waktu ditanya, mau beli yang asli apa terjemahan? Tanpa ragu secepat kilat aku jawab, terjemahan saja, aku sama sekali gak paham kalau bahasa arab, cover depannya saja aku gak paham (jujur sekali). Jadi ingat waktu aku download beberapa kitab dari sebuah web dengan riang gembira lalu pas aku buka isinya arab gundul semua.. buru-buru aku tutup dan gak buka lagi sampai sekarang dan waktu yang tidak ditentukan.

2. Ada percakapan diantara dua temanku, A dan B. Membahas salah satu tempat belajar agama sebut saja C.
A: Kamu santri di tempat C?
B: Gak, ana mau pengenalan dulu, ikut kajiannya. Mungkin tahun depan. Bahasa arab ana belum baik.
Aku.. dalam hati.. “Apaaah?? Dia bilang tahun depan saja karena bahasa arabnya belum baik? Mau pengenalan dulu?? Padahal dibandingkan dengan aku yang apalah entahlah ini pasti ilmu agamanya lebih baik. Dan awalnya aku mau daftar di tempat C, gak jadi karena pendaftarannya udah tutup. Bayangin kalau udah daftar, bagaimana aku harus memulai?? Diam-diam bersyukur gak jadi daftar. Mungkin aku bakal susah mengikuti. Allah selalu tahu yang terbaik. Belajar pelan-pelan..

3. Pertama kali ngeboncengin temenku yang bercadar. Entah kenapa aku seneng banget. Berasa kudu hati-hati karena ngeboncengin orang yang berharga.. (asli lebay, tapi beneran seneng). Selama ini aku gak tahu bagaimana mengawali percakapan dengan mereka yang bercadar. Canggung rikuh gimana gitu.. mikir.. mereka mikir apa ya dengan orang sepertiku dan pikiran gak mutu lainnya (hayooo ada yang pernah mikir aneh-aneh kalau lihat muslimah bercadar atau pria berjenggot dengan celana di atas mata kaki? Kagak? Oh,, baguslah kalau begitu…^^). Tapi sekarang aku berteman dengan mereka. Aku merasa telah memasuki dunia baru. Menyenangkan!

4. Mungkin karena belum terlalu kenal, aku gak bisa bedain ini siapa kalau lagi pakai cadar. Sempat ditanya pas akhir sesi dauroh, nanti mampir kos lagi tidak Ukh? Aku jawab “gak.. mau servise motor”. Dalam hati,, heee ini tadi siapa?? Yang mana??

Yapz… begitulah.. teman-teman baruku yang baik dan ramah..
Kita sesama muslim semuanya bersaudara, meski ada perbedaan baik pikiran maupun penampilan harus disikapi dengan toleransi. Toleransi dan keramahan membuat kehidupan menjadi lebih damai dan baik. Islam mengajarkan kita untuk saling menyayangi dan memperbanyak amalan baik.


Ceritanya satu minggu yang lalu aku daftar kerja part time di Ayam Geprek Mbok Moro sebagai freelance Marketing. Aku tahu, bagian marketing adalah pekerjaan yang tdak telalu cocok bagiku berdasar pengalaman. Selama ini marketing anggrek-anggreku dipegang orang lain. Tapi beneran, niatku untuk belajar, agar aku bisa memperbesar bisnisku sendiri. Masak mau mencoba berbisnis tapi tidak paham marketing, begitulah yang aku pikirkan. So,,, mendaftarlah aku di Ayam Geprek Mbok Moro.

Sore aku mengirim CV lewat email dari Klaten, malamnya langsung dapat sms wawancara keesokan harinya. Padahal posisiku sudah di rumah Ngawi, baru saja sampai. Langsung deh, paginya perjalanan Ngawi-Bantul menggandalkan Goole Map dan Street View. Tapi tetap saja,, adegan tersesat tidak ketinggalan. Di tempat ini.. aku menemukan banyak hal menarik.. mulai dari proses wawancara, iklim kerja dan dasar perusahaan.

Aku menghadapi wawancara yang tidak biasa. Bukan sekadar pertanyaan, tapi game. Ya.. sejak awal aku diajak main game dengan salah satu aturan pentingnya adalah happy. Jika gak Happy,, silahkan keluar... Aku berharap semua akan berjalan dengan happy dan aku dapat menikmati setiap gamenya.
Pada pertemuan wawancara terakhir, aku diberikan banyak nasehat tentang pekerjaan dan ibadah, tentang rejeki yang berkah dan tentang mimpi untuk negeri. Luar biasa... beberapa menit yang membuatku semakin yakin, bahwa bekerja tidak dapat dijadikan alasan untuk lalai beribadah justru sebaliknya bekerja juga ladang dakwah. Perusahaan ini menerapkan konsep islami dan menghidupkan kebiasaan-kebiasaan baik. Aku jadi ingat, perusahaan sebelumnya tempat aku bekerja. PT Insan Madani. Tempat yang nyaman dengan banyak orang baik, di sana ada kebiasaan sholat tepat waktu dan berjamaah. Aku senang sekali, setidaknya meskipun sebentar aku bekerja di PT Insan Madani aku punya kebiasaan sholat Zuhur dan Ashar tepat waktu. Nha,, tempat bekerja dengan iklim bekerjanya islami itu menyenangkan. Yah.. meskipun belum banyak juga yang seperti ini, berbahagialah jika kamu mendapatkan tempat kerja yang kondusif untuk beribadah dan bekerja.

Jangan ikut-ikutan mengamini kalimat "I Hate Monday" plis banget ya..
Bekerja adalah ibadah,, bayangkan 8 jam atau bahkan lebih yang seharusnya dihitung ibadah bisa berkurang atau lenyap pahalanya. Bekerja bukan hanya, sekali lagi bukan h a n y a demi uang tapi bekerja untuk kebaikan sesama, untuk bermanfaat dan untuk keluarga. Rejeki yang berkah itu manis..

Banyak waktu yang kita habiskan untuk belajar dan bekerja, keduanya ibadah,, luar biasa,, jadi kalau hidup dibagi jadi belajar, bekerja, ibadah, semua dihitung jadi ibadah,, belajar biar pinter ibadah.. bekerja cari uang ibadah,, ibadah ya ibadah,, (apa sih,,) ya wes pokoknya semua jadinya ibadah,,

Balik lagi ke tugas marketing nih,, setelah training dua hari mengenai seluk beluk dan strategi marketing, aku main game selama satu minggu. Mewujudkan target yang aku tentukan sendiri dengan cara yang harus aku pikirkan sendiri. Hasilnya.... jreng jreng.. aku menyerah setelah dua hari. Gak happy... fase yang sulit aku jalani.. merasa tidak cocok. Pada dasarnya pekerjaannya adalah mencari orderan ke instasi, perhotelan, sekolah, event dan lain sebagainya. Dan aku tidak nyaman dengan pekerjaan yang harus berkeliling setiap hari lalu berbicara dengan manis kepada orang asing untuk menawarkan produk. Benar-benar membuatku lelah dan stress. Finally,, dua hari game over.. aku menyerah..gak greget sama sekali. Aku menemui pemiliknya, beliau orangnya baik, dan mengatakan dengan jujur alasan kenapa aku berhenti bermain. Beliau menanggapi dengan baik. Sebenarnya aku suka konsep perusahaannya, tapi apalah daya aku tidak sanggup menjalankan pekerjaannya.. harus aku kibarkan bendera putih di hadapan kamera.

Pulang dari rumah produksinya, aku jadi lebih peka sama pedagang dan orang-orang yang pekerjaannya menawarkan produk langsung. Aku lihat ada bapak-bapak jual sapu dengan berjalan kaki, ada juga yang menggunakan gerobak. Ada ibu-ibu atau nenek-nenek yang menjual makanan atau perabot rumah tangga. Mereka berjalan seharian. Luar biasa.. kebayang capeknya ditengah panas dan hujan. Trus liat mas atau mbak yang bagi-bagi sample/flayer, kebayang juga usaha gigih mereka menarik pelanggan. Aku mah apa.. 

Selain sedikit pengalaman di bidang marketing dan outlet makanan, aku juga mendapat teman baru.. again,, orang-orang yang baik,, 

Mampir ya ke outlet Ayam Geprek Mbok Moro.. di Pugeran atau dekat Mirota Kampus yang daerah UGM.. Dijamin,, enak.. ada original (yang bisa minta cabe berapa aja) ada yang pakai saus.. saus cabai hijau, BBQ dan yang paling aku suka,, ayam geprek saus rendang,, yummy...
Sering aku merasa bukan apa-apa dalam kehidupan ini
Begitu kecil aku dihadapan dunia, apalagi Tuhan
Berfikir apa yang bisa aku lakukan
Agar setidaknya Tuhan melihatku sedikit bercahaya
Agar setidaknya ada yang bisa aku banggakan dihadapanNya
Agar ketika aku kembali nanti, dimanapun tempat kembaliku
Ada yang bisa aku persembahkan untukMu
Selain dosa-dosa yang aku bawa
Selain keangkuhan dan keegoisan sebagai manusia
Tuhanku,, yang selalu menyayangiku meskipun aku sering lalai
Tuhanku yang senantiasa menjadi pelindung, ketika justru aku yang membahayakan diri sendiri
Tuhanku,, yang terus mengingatkanku meskipun aku dengan sengaja mengabaikan hatiku

Nothing

by on 3:00:00 PM
Sering aku merasa bukan apa-apa dalam kehidupan ini Begitu kecil aku dihadapan dunia, apalagi Tuhan Berfikir apa yang bisa aku lakukan Ag...
Miris sekali membaca berita akhir-akhir ini. Banyak kejahatan sadis yang terjadi dengan tersangka yang bukan hanya orang dewasa namun juga anak-anak! Ironis melihat anak-anak itu mampu berubah menjadi pribadi yang begitu kejam. Apalagi hanya karena cinta. Cinta yang dihadirkan Tuhan kepada hati manusia agar kita saling menyayangi justru menjadi alasan kekejaman. Tidak,,  jelas bukan itu tujuan Tuhan menurunkan rasa cinta pada hati manusia. Tapi orang-orang yang tidak berfikir itu justru menjadikan cinta sebagai alasan untuk merusak.

Lalu, mereka yang membunuh jiwa yang seharusnya tidak diperbolehkan untuk dibunuh hanya mendapat hukuman 8-10 tahun, itupun dapat potongan. Semacam diskon akhir tahun atau hari raya. Lucu.
Mungkin mereka menikmati kehidupan di penjara. Tertawa, makan, mendapatkan pelatihan... kemudian keluar menghirup udara bebas. Siapa yang menjamin penjahat itu bisa sadar? Hati yang telah mati karena membunuh dan melakukan kejahatan, semudah itukah hidup lagi? Otak yang sudah digunakan untuk menyusun sekenario kejahatan semudah itukan kembali normal? Bahkan penjahat keji itu masih mendapat perlindungan HAM untuk tidak mendapatkan hukuman mati.

HAM itu singkatan Hak Asasi Manusia. Apakah makhluk yang kejam masih bisa disebut manusia? Misalnya saja sebuah mainan berbentuk buku. Sangat mirip buku. Tapi tetap tidak bisa disebut buku. Karena buku harus memenuhi beberapa kriteria, seperti ada ilmu/tulisan di dalamnya, bisa di buka dan dibaca, ada halamannya dll. Tuhan menciptakan manusia dengan akal dan hati, dengan pikiran dan perasaa, menjadi makhluk yang paling tinggi derajadnya dari makhluk lain. Tapi, jika manusia tega melakukan kekejaman, hilang akal, berapa persen sisi kemanusiaannya masih tersisa? Hak asasi macam  apa yang perlu dibela untuknya? Apakah dia/mereka yang mati sudah kehilangan haknya sebagai manusia dan tidak perlu dibela karena tidak ada lagi di dunia ini?

Kadang aku pikir ini lucu-lucu ironis. 
yah,, setiap orang bisa beda pendapat.