Day 9
#BPN30DayChallenge2018

Sejatinya aku  gak pernah blog walking, ikutan komunitas blogger saja baru-baru ini. Jadi aku sama sekali gak punya referensi blogger favorit. Kalau lagi luang di depan leptop yang aku baca mojok atau website soal isu lingkungan atau baca website yang sudah aku subscribe lewat email. Ada science direct, astrology, earthy mama, just add ice orchid, UN Environment, hipwee, Feed Spot Today, Wake Up World, aku sebutkan yang tadi tampil di halaman email sebelum aku tulis artikel ini, banyak sudah, jadi gak pernah blog walking. Daripada maksa ngambil 5 blogger, aku tulis tiga orang yang tulisannya biasa tak kepoin deh ya…

Sebelum mengenal mojok.co lebih dulu aku mengenal mas Agus ini. Suka banget dengan gaya penulisannya yang santai dan enak dibaca, hingga akhirnya menjadi pembaca setia mojok.co. Bagiku gaya penulisan yang lucu, santai dan rada nyeleneh begini bisa menghadirkan kritik dengan cara yang lebih selow. Ide tulisannya segar dan bisa kritis juga tapi tetap santai.. Sampai sekarang belum punya kesempatan kenalan sama orangnya. Pengen deh kenalan.. hehe.. Aku fansmu eh tulisanmu lo mas sejak bertahun-tahun lalu.

Kalau mbak Astri ini aku follow di instagram duluan. Suka banget dengan tips sehat dan DIY nya. Orangnya juga ramah kalau di komen atau di DM. Bukalah blognya, niscaya banyak manfaatnya dan menarik. Meski gak sering masak, tapi aku juga termasuk suka masak sederhana di kosan, jadi tips masak dan menyimpan bahan makanannya sangat bermanfaat.

Kenal juga dari Instagram duluan, sering banget kepo soal cerita perjalanan dan ulasan soal zodiak juga kepribadiannya. Lebih sering buka storynya sih daripada blog. Cara berceritanya santai dan menyenangkan untuk dibaca.


Ya.. gitulah.. aku gak cerita banyak-banyak. Kalian klik dan kepo sendiri saja ya… hehe


Blogger Favorit

by on Desember 31, 2018
Day 9 #BPN30DayChallenge2018 Sejatinya aku  gak pernah blog walking, ikutan komunitas blogger saja baru-baru ini. Jadi aku sama sekal...
Day 8
#BPN30DayChallenge2018

Buku
Pergi tanpa buku itu rasanya gampang kesepian. Buku adalah teman terbaik ketika keluar rumah, selain google maps. Pas di luarkan banyak waktu luang karena nunggu, antri, gabut dan macam-macam hal yang membuat bingung mau ngapain. Yapz… buku bisa menemani setiap saat. Apalagi kalau aku lagi ‘males ngobrol mode on’, buku selalu jadi tempat berlabuh.
the crazy list

Fbookriot.com

Alat Tulis
Aku suka mencatat langsung dengan pena, gak pakai gadget atau notes. Lebih enak saja nulis langsung. Selain buat catatat kegiatan, alat tulis juga sangat berguna untuk menulis ide yang tiba-tiba, bikin puisi, atau apa saja yang terlintas di pikiran. Kalau gak ditulis lupa e.

Kosmetik (Parfum, pelembab, lipstik, bedak)
Kebutuhan cewek.. empat benda itu selalu ada di tas meski kadang juga gak kepake. Tapi harus banget bawa karena bisa dibutuhkan tiba-tiba. Apalagi kalau perginya seharian, khaan perlu biar tetap terlihat segar. Gak kelihatan deh minimal kalau belum mandi. hehe…

Botol Minum
Menghindari beli minum kemasan kecuali kepepet banget. Sayang sampahnya. Jadi harus bawa botol minum sendiri.
Image result for bring your own bottle

Dompet dan Hp

Semua orang sudah paham maha pentingnya kedua benda itu. Mau ke mana saja asal membawa keduanya aman sudah.

Day 7 #BPN30DayChallenge2018


Awal di Jogja aku bingung banget mau makan di mana. Makanannya manis, sampek sayurnya juga manis. Nasi goreng manis, sambel manis, bakmi manis, mi ayam manis, astaga.. bingung banget cari makanan yang cocok di lidah. Apalagi aku penyuka makanan pedas. Palingan makan di kantin atau masak sendiri biar bisa sesuka hati dengan rasa. Sekarang sudah sekitar dua tahun di Jogja, lumayan dapat beberapa tempat makan yang cocok di lidah.

1.       Warung Belik Sleman
Tempat ini nyaman banget, paling suka duduk di gubuk pinggir sawah. Suasananya tenang dan nyaman. Kalau dilihat dari depan, tipe bangunannya mirip rumah nenek dengan kayu-kayu jati. Aku lebih suka menyebut tempat ini dengan Rumah Nenek. Begitu masuk luas banget. Sajian menunya juga masakan jawa sederhana, sayur kacang, sayur bening, lodeh, tahu bacem, aneka masakan ikan, grengan dan sambal, dan yang sangat penting adalah gak manis ala masakan Jogja. Ada dua pilihan nasi, nasi putih dan nasi merah. Seringnya aku di sana makan dengan nasi merah pakai sayur, favorit bacem tahu yang gak manis sama sambel bawang pedes. Minum teh tarik atau kopi tubruk. Nyeruput kopi sambil mendengarkan suara gemericik sungai dan hewan malam rasanya tenang dan menyenangkan. Suka banget sama kopi tubruknya. Ngopi sambil main balon sabun juga menyenangkan.

2.       Kimi-Kimi
Tempatnya gak terlalu besar tapi nyaman, banyak sepinya serasa privat. Rata-rata gak rame kalau ke Kimi-Kimi, hanya di jam-jam tertentu saja. Makanannya enak dan cocok di lidah, gak serba manis. Kalau ke sini paling suka dengan dessertnya. Puas deh dengan beragam pilihan.

3.       Mi Ayam Pojok Teknik
Yang bikin enak itu kuah kental dan sambal yang rada berminyak. Mie ayamnya juga bisa pakai topping batagor atau shiomay.

4.       Bale Bebakaran
Kalau lagi pengen es buah atau es teler langsung tancap gas ke Bale Bebakaran. Selain banyak pilihan sambal ada beberapa menu seefood yang enak juga di sini. Harganya juga pas, gak mahal. Bisa makan rame-rame karena tempatnya luas. Dilengkapi dengan kamar mandi dan mushola.

5.       Soto Surabaya Cak Marsit
Setelah berkelana mencari Soto yang enak dan gak manis, berlabuhlah hati ke kedai Soto Surabaya dekat UNY ini. Ada bumbu koyanya dan pakai ayam kampung. Harganya murah meriah, 10.000 udah sama minum.

Aku gak masukin kedai kopi di sini, kalau kedai kopi ada juga yang andalan. Di Jogja sekarang banyak banget cafe dan tempat makan baru. Dari yang harga mahasiswa sampai yang mahal. Tapi aku suka makanan lokal dan berbumbu. Ketimbang makanan ala western, italy atau merk luar negeri lainnya. Pernah selama hampir dua minggu survey cafe-cafe di area Jogja. Lama-lama bingung aku mau pesen apa.. hehe.. gak ada mi ayam, soto atau pecel gitu ya? Selera ndeso banget lah..


5 Warung Makan Favorit

by on Desember 28, 2018
Day 7  #BPN30DayChallenge2018 Awal di Jogja aku bingung banget mau makan di mana. Makanannya manis, sampek sayurnya juga manis. Nas...
Day 6 #BPN30DayChallenge2018
Fakta Tentang Diri Sendiri

Jadi semacam tulisan narsis ya.. apa ya, rada bingung plus malu nulisnya. Malu-malu kucing maksudnya.. hehe...
Welcome to all about me (yang gak penting ini)

1.       Ambivert


Youth Are Awesome
Kalau kamu suka pergi main, tapi kadang juga pengen di rumah aja gak mau ke mana-mana, setelah seharian di rumah kesepian pengen hangout sama temen, eh berubah mood lagi capek pengen sendirian, mungkin kamu juga tipe ambivert ini. Kita bisa bersosialisasi dengan baik bahkan dengan orang baru juga bisa saja cepet akrab, tapi ketika banyak kegiatan luar rasanya benar-benar lelah dan butuh waktu sendirian. Menghabiskan hari dengan membaca, menonton tv, berjalan santai menikmati sore, memikirkan hidup.. (halah.. hehe). Tidak seperti anak-anak ekstrovert yang betah seharian di luar dan menyapa semua orang layaknya dia itu matahari yang selalu cerah ceria. Tidak juga seperti introvert yang lebih kalem, susah diajak keluar dan kadang disalah pahami sebagai orang yang individualis, pemalu atau tidak ramah. Kamu bisa super ramah bisa juga diam seribu bahasa pas lagi energy saving mode. Maybe kita memang ambivert. Bingung ya kadang tuh dengan mood swing sendiri, pengen ke luar hura-hura, eh tiba-tiba capek pengen pulang. Huft… Harus pandai mengatur energi dan jangan buat banyak janji pas lagi ekstrovert mode on. Jangan.. nanti banyak yang batal.
The Minds Journal

2.       Selow


Quotefancy
Banyak yang bilang aku cuek, saking cueknya sampai terkesan galak. Ada juga yang bilang super santai. Iya, aku tidak suka keruwetan dan keribetan. Hla kalau bisa mudah ngapa musti cari yang rumit? Aku mau menikmati hidup dengan bahagia saja. Yang jadi masalah adalah ketika kelewat santai justru gak maksimal ketika deadline. 


Pinterest



OMG Quotes

Gak Peka

Atau ketika ada temen yang curhat ada masalah, sedih akunya biasa saja, malah kadang ketawa. Bukan.. bukan karena aku meremehkan ceritanya, tapi kadang otakku memang meproses banyak masalah dan kesedihan layaknya lelucon. Kadang aku harus konsentrasi banget untuk menampilkan wajah serius dan tidak ketawa. Tapi ya kalau memang menyentuh hati aku beneran simpatinya.. maaf ya kalau gak peka. Aku selalu berusaha untuk memanusikan manusia dan menghargai berbagai macam bentuk kehidupan kok.. (hyaaaa…) Lalu karena aku juga punya sisi introvert kadang aku kesulitan maintain hubungan dengan seseorang, bingung mau ngomong apa.. ya gitu lah.. Pokoknya aku menghargaimu meski aku diam, dan kalau kamu pernah ngobrol berdua denganku, apalagi ketika aku banyak bercerita tentang diriku, dear.. kamu akan selalu spesial dalam hidupku. Setahun tak bertemu dan jarang berkabarpun, sekalinya ketemu gak akan berkurang spesialnya kamu.


3.       Pemberontak

Aku bukan anak baik yang selalu taat aturan dan tata krama sosial. Formalitas kadang membuatku jengah dan kesal. Aku bisa taat aturan yang memang sesuai dan kubutuhkan. Tapi ketika tidak cocok aku benar-benar bisa tidak peduli dan sesuka hati. Aku menghargai orang lain sekaligus menyanjung kebebasan. Aku juga tidak pandai dengan basa basi dan serampangan. Mungkin hal ini banyak membuat orang lain kesal bahkan merasa dirugikan.



4.       Style Suka-Suka

Dari dulu aku tidak melabeli diri dengan feminim atau tomboy. Aku punya koleksi rok dan gamis juga seperangkat celana dan baju ala pendaki. Aku berpenampilan sesuai keadaan saja, mungkin terkesan gak konsisten ya? Yah.. terserah deh yang mau menilai bagaimana. Kalau aku ikut kajian ya pakai gamis, main pakai casual, pergi pakai rok, berkebun pakai celana dan kaos panjang, kegiatan outdoor pakai hem flanel yang gak dikancing, ya.. sesuai dengan situasi dan kondisi aja. Kan gak nyaman juga kalau aku kajian dengan temen-temen yang syari dan bercada trus aku pakai celana. Pergi kajian yang peting belajar, atau berkebun dengan gamis, jujur saja aku merasa ribet. Jadinya.. yah.. masih suka ganti style.


5.       Generalis


Aku pernah menulis ini menjadi salah satu topik tulisan blog. Aku cepat bosan dan suka mencoba ini itu, belajar banyak hal. Jadinya, daripada fokus ahli dalam bidang tertentu, aku belajar banyak hal. Dulu sempat galau juga sih, mau fokus atau tetap melajutkan kebiasaan mencoba banyak hal. Sekarang aku masih menikmati untuk belajar banyak hal. Tidak ada ilmu yang sia-sia. Apalagi ketika aku memang harus menguasai banyak bidang jika aku ingin membuat sesuatu yang saling terhubung dan terintergrasi. Mau tak mau aku harus tahu mengenai setiap komponen penyusunnya.

Day 5 #BPN30DayChallenge2018
Sosial Media

dprince4christ blog


Eksistensi adalah salah satu bentuk rasa lapar yang tak terhankan, bahkan bagi sebagian orang menjadi menu utama. Semakin banyak yang berlomba-lomba hingga sosial media menjadi penuh sesak dengan arus informasi umum dan tentang pribadi. Timeline instagram, status facebook, ratusan pesan di line dan whatsap, juga media sosial lainnya begitu menyita waktu. Seakan diri melebur lebih dalam lagi di kehidupan maya yang super cepat dan adiktif layaknya narkoba dan minuman keras. Senang dengan banyak like dan folowers, ingin lebih banyak lagi, lagi, dan lagi. Sedih ketika media sosial sepi tidak diminati lalu melakukan segala cara untuk kembali menjadi artis dunia maya. Ya.. ada yang sampai seperti itu.
Kehidupan buatan tidak sesuai dengan realita. Make up tebal di panggung sandiwara sosial media. Panggung sandiwara dunia saja sudah melelahkan, apalagi dunia maya internet? Banyak sekali energi dan waktu dicurahkan untuk itu. Semakin ketagihan semakin lupa dengan kehidupan sungguhan. Keluarga dan tetangga diabaikan, handphone selalu dalam genggaman dan pandangan.
Media sosial tidak hanya memiliki sisi kelam, semua fasilitas dan teknologi buatan manusia selalu menjadi pisau bermata dua. Selalu tergantung pada pengguna. Lalu tipe yang manakah kamu? Golongan yang mengalami ketergantungan atau golongan yang cerdas memanfaatkan?
Golongan yang cerdas memanfaatkan ini merupakan pribadi tanggung yang mandiri. Mereka yang tidak termakan oleh iming-iming eksistensi. Bisa jadi golongan ini sudah punya cukup rasa percaya pada diri sendiri, mengenal dan menghargai kehidupan pribadinya. Tidak haus dengan perhatian berupa folowers dan like. Meraka fokus dengan mimpi yang ingin diraih lalu menggunakan media sosial sekadar untuk menyebarkan kebaikan dan memberikan informasi.
Sekali lagi ya, menyebarkan kebaikan dan memberikan informasi. Informasi ini meski sudah baik niatnya kadang masih saja tergelincir dengan hoax. Niat baikpun tidak cukup, harus ditambah lagi dengan hati-hati dan cerdas memilah. Kecepatan tangan tidak boleh melebihi kecepatan otak untuk berfikir dan hati yang merasa. Kuduanya harus jalan bersama, otak dan hati, logika dan rasa. Apakah informasi ini diperlukan dan benar lebih banyak manfaatnya ketika disebar? Apakah tidak akan ada pihak yang merasa disakiti dan tersinggung? Jangan sampai niat baik itu justru ternoda dengan satu orang saja yang merasa disakiti di luar sana lalu tidak memaafkan hingga akhir hidupnya. Iya kalau satu, kalau ternyata banyak? Hla malah nabung dosa. Dunia maya menjadi tabungan dosa.

https://id.pinterest.com
Aku sendiri, punya beberapa IG, Twitter, Line, Facebook, dan WA. Line dan Facebook sudah jarang digunakan cuma buat gabung page penting dan diskusi line, twitter buat posting kegiatan yang syaratnya harus post twittter (kalau blogger pasti tahu lah ya..) paling aktif di IG. Suka kalau dapat like dan folowers, masih manusiawi, kebanyakan buat liat meme dan video lucu. Dua hal yang bisa menyita banyak waktu juga sih.. hehe… Sepertinya akupun termasuk golongan yang ketagihan media sosial, setiap hari buka media sosial. Kadang bisa dikurangi kadang bisa keranjingan hingga berjam-jam buka awreceh, video kucing, drama media sosial dan akun-akun julid lainnya. Harus selalu bolak balik mengingatkan diri sendiri jangan sampai ketagihan akut.

Brainy Quote

Hal yang paling penting biar gak ketagihan akut adalah kita punya kepercayaan diri dan penerimaan untuk menjalani kehidupan. Punya tujuan yang jelas dan tidak perlu terlelu memperdulikan apa pendapat orang lain dan formalitas kehidupan sosial. Biar gak kebanyakan drama. Sudah.. kita jalani kehidupan dengan baik, memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin dengan meminimalisir dampak negatif bagi orang lain dan bentuk kehidupan lain meski samar dan tidak kentara, tidak terikat dengan dunia. Biar dunia berputar cepat, biar orang-orang berlaku aneh-aneh, toh kehidupan tetap berjalan meski kamu diam sekalipun. Diri tetap tenang berjalan hingga akhir.

SimpleReminders.com

#BPN30DayChallenge2018
Day 4: Kenapa Bergabung dengan Blogger Perempuan?

Blogger Perempuan

Sejujurnya, aku baru tahu ada komunitas blogger perempuan ketika timeline seorang teman menampilkan poster BPN30DayChallenge2018. Sudah ada yang pernah bahas sekilas soal BPN di grup yang isinya blogger juga, tapi karena bacanya sekilas jadi gak notice. Karena blog sendiri mulai jarang terjamah dan mulai berdebu, akhirnya semangat 2018 deh buat ikutan challengenya. Baru aku cari tahu soal blogger perempuan dan mendaftar menjadi anggota. Baru di H+1 aku beneran daftar dan cus bikin tulisan.
Setelah mendaftar menjadi anggota dan peserta, seorang teman memasukkan aku ke grup blogger perempuan Jogja yang sama-sama ikut challenge. Waah… benar-benar penyemangat grup ini. Berisi perempuan-perempuan baik hati dan peduli sesama blogger. Tiap hari kita saling mengingatkan, saling komen postingan blog, berbagi ilmu seputar blogging dan ngobrol macam-macam. Super banget.
Rasa bosan untuk menulis di blog, kehilangan ide, terlalu sibuk untuk menulis dan beragam alasan lain sering kali menjadi masalah blogger yang menyebabkan blognya jamuran. Itu realita dan sebuah keniscayaan. Dengan adanya komunitas sesama blogger, masalah itu bisa teratasi karena bisa saling menyemangati dan mengingatkan. Selain bertambah teman dan referensi blog serta tulisan-tulisan yang bagus untuk dibaca.
Ketika melihat blog teman yang rajin update dengan tulisan yang menarik disertai gambar yang bagus pasti bikin pengen update juga. Banyak juga informasi seputar blog dan kompetisi yang biasanya saling dishare di grup. Rasanya jadi punya banyak teman dan gak sendiri lagi, bisa saling komentar di blog, dunia blogger menjadi lebih berwarna dengan kehadiran mereka yang sehobi. Bahkan ada yang juga anggota emak-emak blogger, wanita-wanita hebat yang terus bersemangat menulis.

Bagaimana? Tertarik bergabung juga? Cus aja ke websitenya Blogger Perempuan terus daftar jadi member. Kalau mau bergabung ke grup WA Jogja tinggalkan komentar, kirimin email atau DM akun instagramku ya… biar kita bisa lebih akrab, siapa tahu sehobi bisa ngopi atau ngeteh bareng sambil nulis. Kan kadang suka malas nulis di blog karena banyak alasan, padahal nulis ringan kayak bini gak nyampek setengah jam sambil cari gambar di google juga rampung. Hehehe..


 Tema Day 2 Blogger Perempuan 30 Hari Menulis


Tema Tulisan

Brainy Quote



Kalau tulisan, aku menulis banyak hal. Terutama kalau berhubungan dengan kerjaan. Tulisannya sesuai dengan permintaan. Pernah sih mikir mau nulis tema tertentu, jangan terlalu random. Supaya lebih berkarakter dan spesifik, profesional tema tertentu. Tapi ya akhirnya masih random, hanya ada tema-tema prioritas ketika ada beberapa hal yang mau atau harus ditulis. Beberapa tema yang paling sering aku tulis adalah:
1.       Wisata dan Cerita Travelling
Terutama setelah jadi tim web dan narasi genpijogja.com, minimal sebulan sekali harus posting artikel tempat wisata. Tim narasi juga sering dapat tugas mengulas all about wisata. Misal GenPi ada kegiatan ya ditulis news dan featurenya, ada tugas liputan acara wisata, liputan dialog tentang wisata, yang jelas seputar wisata. Kalau wisata di luar Jogja, baru aku tulis di blog pribadi. Lebih santai dan sesuka hati.
2.       Teh
Salah satu menu di blog adalah Tentang Teh, karena aku suka ngeteh. Aku gak kuat pahitnya kopi, the saja.. hehe.. kamu suka mana?
3.       Puisi
Aku suka nulis puisi juga, apalagi pas lagi sendu, lagi galau, kangen, hujan di sore hari.. kan produktif. hehe
4.       Tema Islami
Kuberi nama Rahmatan Lil Alamin di blog. Tapi belum terurus dengan baik. Saking banyak yang mau ditulis. Isinya tentang islam yang damai-damai lah. Sejarah Islam yang mungkin banyak orang tidak tahu. Hal-hal sederhana yang sebenarnya bermakna untuk kehidupan sehari-hari.
5.       Lingkungan Hidup
Tulisan tentang lingkungan, macam zerowaste, plastik, keanekaragaman hayati dan isu-isu sejenis kutaruh di akun kompasiana. Salah satu cara biar tulisan blogku gak random-random amat.
6.       Pertanian
Tema ini juga masuk akun kompasiana. Selain itu masuk ke akun Sekolah Tani Muda, karena kebagian ngurusin web dan artikelnya juga.

Brainy Quote

Pengen juga nulis ringan-ringan kayak tips hidup sehat, tulisan berbau psikologi untuk anak-anak muda, tulisan viral gitu di akun hipwee atau sejenisnya. Tapi belum sempat. Masih wacanda.. wacana banyak bercanda… hehe..

Kamu bisa milih mau fokus pada tema tertentu atau random. Aku sih suka-suka aja. Pokoknya nulis kan biar bahagia, gak usah ribet-ribet, yang penting kerjaan kelar dulu, baru nulis suka-suka buat blogpribadi. Dibuat prioritas, ide dan gagasannya dicatet, ditabung pas gak ada ide bisa ditulis.


Image result for writing quotes
HobbyLark

#BPN30DayChallenge2018
Day 3: Arti nama blog


iStock


Banyak teman yang bertanya memang apa artinya Kazebara itu?

Kazebara merupakan nama pena yang ku pakai sejak awal, sejak masih menjadi anggota Forum Lingkar Pena di Solo tahun 2010. Kan penulis biasanya pakai nama pena, nha akhirnya aku juga memikirkan satu nama.

Kazebara sendiri berasal dari dua kosakata Jepang. Karena sejak dulu aku suka hal-hal berbau jepang dan anime addict. Hanya anime yang bisa membuatku begadang semalaman tanpa tidur, bukan yang lain. Tugas, ujian, laporan masih sempat-sempatnya tidur. Tapi kalau udah nonton anime serasa dunia milik sendiri. hehe...

Kaze artinya angin. Aku suka angin, angin yang sejuk, angin yang bebas. Tagline yang selalu kupakai juga "Hidup seperti semilir angin, menyejukkan meski hanya sesaat". Aku ingin menulis seperti angin, bebas. Angin kadang lembut tapi bisa juga menjadi badai yang merusak. Tulisan bisa bernada lembut tapi juga bisa membuat tulisan yang mendobrak, yang bisa membawa perubahan. Tidak muluk-muluk untuk skala luas, bisa mendobrak satu pikiran bisa membawa perubahan baik bagi satu jiwa pun tak apa.

35photo.pro

Bara artinya mawar, selain namaku juga berarti mawar, aku juga suka bunga mawar. Bunga yang cantik tapi kuat dengan duri-durinya. Karakter tulisan juga begitu, tulisan yang enak dibaca tapi kuat, bahkan bisa menusuk pikiran. Ya.. bisa seperti itu.

PixelsTalk.Net

Jadi dengan nama Kazebara, aku ingin bisa bebas menulis seperti angin dalam kehidupan yang sementara ini. Angin bisa saja hanya lewat sebentar dan berlalu, tapi eksistnsinya sebagai udara terus ada di dunia. Menyapa individu lain di waktu dan tempat yang berbeda. Tulisan bisa saja hanya sekali dua kali dibaca oleh seseorang, tapi eksistensi tulisan itu terus ada dan bisa dibaca oleh banyak orang di lain tempat dan waktu. Aku ingin bisa membuat tulisan seperti mawar yang disukai banyak orang, bermanfaat, bisa dinikmati. Mawar selain indah juga punya duri, tapi tidak berbahaya. Tulisan dalam bentuk kritik, opini, gagasan bisa saja runcing, menusuk sebagian pihak, tapi semua untuk kebaikan. Yah... gitu lah kira-kira maunya.

Aku menghabiskan banyak waktu untuk belajar, ya memang hidup itu isinya belajar. Banyak-banyak mengambil hikmah dan makna untuk dibawa pulang ke rumah Tuhan. Hikmah untuk lebih mengenal kehidupan dan mengenalNya. Sayang sekali jika semua aku bawa sendiri sampai mati. Setidaknya lewat tulisan, bagian dariku masih ada di dunia dan bisa bermanfaat. Kebaikannya pun masih bisa mengalir kembali padaku.

quotefancy.com

Hidup seperti semilir angin, menyejukkan meski hanya sesaat. Semoga, lewat tulisan, kehadiranku di dunia yg hanya sekejap ini bisa bermanfaat. Juga menjalani kehidupan yang sejuk dan damai saja dengan semua makhluk.




Tema blog merupakan salah satu item blogger yang selalu menggelitik untuk di utak-atik. Awal bikin blog tentu saja pakai tema bawaan yang sederhana sekali. Berkembang menggunakan tema html gratisan yang bisa di dowload di web penyedia template. Berkembang lagi mulai belajar edit template buat bikin menu dan sub menu. Bisa lama ngeditnya ini, apalagi mengubah foto di template yang ada slide show fotonya. Selain tampilan tema bisa juga utak-atik tata letak. Di mana mau taruh menu, postingan popular, profile, hingga iklan.
Secara pribadi aku suka tema yang sederhana saja. Kebanyakan tema yang pernah aku pakai menggunakan tema tanaman atau warna biru. Karena suka saja dengan keduanya, toh blognya tidak spesifik seperti blog makanan atau teknologi. Kalau blognya spesifik bisa mencari tema yang sesuai dengan isinya. Supaya lebih pas rasa dan suasananya.

1. Responsive
Merupakan kemampuan template untuk menyesuaikan tampilan blog sesuai perangkat yang digunakan. Terutama di mobile device sehingga, artikel blog mudah untuk dibaca tanpa zoom. Kebanyakan template saat ini sudah memiliki fitur responsive ini. Setelah memasang template kamu bisa cek di gadget bagaimana tampilan template baru tersebut.
2. User Friendly
Saking banyaknya jenis template kadang kita jadi bingung memilih atau malah memilih template yang heboh dengan banyak gambar dan warna. Tulisan blognya justru tidak terlalu terlihat atau malah susah dibaca. Pilih saja template yang sederhana, elegan dan sesuai dengan tema tulisan. Buat pembaca merasa nyaman dengan tampilan template. Tidak harus yang mencolok dan banyak warna, atau banyak dipasangi dengan macam-macam fitur blog. Terlalu ramai juga justru kadang membingungkan pengunjung. Pasang iklan seperlunya saja apalagi untuk blog pribadi.

Di blog, juga ada banyak elemen yang dapat dikatakan sebagai navigasi, berikut diantaranya:
  • Menu bar
  • Widget recent post atau artikel terbaru
  • Widget popular post atau artikel terpopuler
  • Widget related post atau artikel terkait
  • Search box atau kotak pencarian
Atur tata letak menu-menu tersebut agar mudah ditemukan dan digunakan oleh pengunjung blog. Pasang saja yang sekiranya diperlukan.
3. SEO Friendly
Sangat penting untuk menunjang lalu lintas pengunjung blog. Kecepatan loading blog yang lambat akan membuat pemngunjung malas melanjutkan membuka situs, selain pengunjung juga tidak sabar menunggu, template blog yang lamban juga buruk dimata SEO. Jadi pilihlah template yang loadingnya cepat.

Jika kamu masih baru dalam dunia blogger memang dibutuhkan kesabaran untuk melakukan proses editing, terlebih untuk edit html yang berhubungan dengan script. Lelah mata rasanya, apalagi bukan anak IT, harus sabar. Lama-lama kamu juga bakal lancar dan menemukan desain tema yang sesuai dengan karakter tulisan dan blog. Akupun sudah tak terhitung lagi berapa kali ganti tema blog.. hehe…





#BPN30DayChallenge2018
Day 1: Kenapa Menulis Blog?



Pertama kali ngeblog menggunakan blogspot kalau tidak salah sekitar tahun 2010, pernah pindah juga menggunakan domain kampus, balik ke blogspot lagi hingga akhirnya punya domain dengan nama sendiri ditahun 2018.
Kenapa memilih untuk menulis di blog?
Cerita awal aku mengenal dunia literasi itu dari langganan majalah Bobo sejak kelas dua SD. Bisa dibilang sejak saat itu aku suka membaca. Dongeng dan cergam adalah bagian favorit yang selalu kubaca terlebih dahulu di majalah Bobo. Kurasa itu membuat bagian otakku yang mengolah imajinasi berkembang dengan baik, hingga sekarang. Dari majalah Bobo itu lalu berkembang suka membaca yang lain. Waktu SD bacaannya buku-buku cerita ringan, SMP bacaan favorit Lima Sekawan, STOP, dan novel-novel detektif, SMA jadi novel terjemahan dan buku-buku jaman pujangga baru, terus lumayan suka membaca sampai sekarang. Jadi kalau kamu ingin membiasakan anak-anak membaca kenalkan dia dengan dunia literasi sejak kecil. Menjadikan buku sebagai kawan.
Banyak membaca adalah salah satu kunci untuk bisa menulis. Sejak SMP sampai SMA aku suka nulis buku diary hingga bertumpuk-tumpuk, nulis lirik lagu sampek biodata temen pakai binder hehe.. jadul banget yak..? SMS penting pun sampai aku tulis. Pas jaman SMP, SMA tulisannya masih berupa puisi dan cerpen. Hingga akhirnya ketemu blogger dan membuat blog sendiri. Isinya campur aduk sesuka hati. Jaman dahulu juga belum ada platform semacam Hipwee, Mojok, Brilio dan wadah-wadah sejenis untuk menampung tulisan. Jadi pilihannya adalah blog pribadi.


Menulis itu menyenangkan, bisa buat healing juga untuk menumpahkan jalinan pikiran yang ruwet atau perasaan gundah gulana. hehe… Aku termasuk orang yang lebih bebas mengungkapkan dengan tulisan daripada dengan obrolan langsung. Kadang sulit menjelaskan apa yang ada di dalam pikiran atau malu mengatakannya secara langsung. Meskipun semua sudah ada di dalam pikiran, tapi bingung saja mau mulai dari mana atau tidak nyaman untuk mengutarakannya. Tentu saja mengutarakan pikiran dan perasaan sangat berbeda dengan presentasi ilmiah atau tugas. Kalau presentasi jauh lebih mudah.
Menulis juga berfungsi untuk mengikat makna dan pengalaman yang didapat dalam hidup. Kadang membaca tulisan lama bisa menjadi semacam pengingat dan penyemangat untuk diri sendiri.
Menulis di blog juga bisa dugunakan sebagai sarana berbagi dengan banyak orang, harapannya tulisan itu bisa bermanfaat untuk orang lain.
Jadi ya.. kenapa menulis di blog? Karena menyenangkan sudah. Sekarang karena harus menulis dibeberapa tempat blog sendiri jadi banyak terabaikan. Semoga dengan program 30 hari menulis ini bisa lebih tertib dan semangat lagi ngisi blog pribadi.

Buat kamu yang sudah lama jadi blogger atau baru mau jadi blogger, semangat ya… pokoknya mulai saja. Tulis sesuka hati sebebas-bebasnya asal tidak merugikan, tidak SARA dan hal-hal negatif yang lainnya.


Memberdayakan bisnis dan komunitas lokal di seluruh Indonesia dengan keterampilan digital guna membantu masyarakat berinteraksi secara sukses dan aman online.
Merupakan tagline ketika membuka situs https://www.facebook.com/business/m/community-boost-indonesia atau bisa disebut juga dengan Facebook Laju Digital Indonesia. Untuk memperkenalkan Facebook Laju Digital ini, pihak Facebook melakukan tur ke sejumlah kota di Indonesia seperti Goroontalo, Jakarta, Makassar, Surabaya, hingga di Yogyakarta pada tanggal 24 dan 25 Oktober 2018 lalu. Masih ada beberapa kota yang menjadi tujuan road show Facebook Laju Digital, kamu bisa mendaftar di Bandung, Medan, Manokwari dan NTB. Kampanye ini merupakan bagian dari kerjasama Facebook dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, serta Kementerian Koperasi dan UKM.



Dalam acara Facebook Laju Digital di Jogjakarta yang diselenggarakan di Hotel Alanna pihak Facebook memberika beberapa materi kepada komunitas seputar penggunaan internet dan facebook, dilanjutkan dengan cara membuat event di Facebook. Meskipun sudah banyak media sosial yang berkembang dan digunakan masyarakat, Facebook masih menjadi media sosial dengan pengguna terbanyak sehingga dapat digunakan secara maksimal terutama untuk media bisnis. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan digital pelaku UKM dan komunitas hingga pemerintah di era digital dengan memanfaatkan media sosial. Pada kesempatan ini saya mengikuti sesi untuk komunitas. Ada banyak komunitas yang hadir diantarataranya masyarakat digital, GenPi Jogja, Local Guide Jogja, Blogger Jogja, beberapa UKM universitas, komunitas pembuat game dan yang bergerak di bidang sosial.


Ada juga kelas untuk UKM dengan materi yang berbeda. Facebook menggandeng para pelaku bisnis Yogyakarta yang mengisi kampanye ini di antaranya Yoyok Rubiantoro yang merupakan chairman Zetira.id, Rifki Ali Hamidi yang merupakan pendiri Busana Mandiri Corporation dan Rizki Akbar yang merupakan perintis idphotobook. Kampanye dan kelas untuk UKM dilakukan agar para pemilik UKM tersebut sadar tentang pentingnya pemasaran digital untuk bisnis mereka, serta bagaimana Facebook bisa digunakan untuk kepentingan marketing. Dalam kesempatan ini Facebook juga memperkenalkan facebook.com/blueprint yang berupa kursus online gratis untuk kepentingan bisnis terutama marketing. Banyak materi yang bisa kamu pilih mulai dari materi dasar untuk membangun eksistensi bisnis hingga metode untuk meningkatkan penjualan. Facebook juga menawarkan iklan sesuai dengan insights pemirsa akun kamu. Facebook juga terintegrasi dengan Instagram. Jadi semakin mempermudah menggabungkan keduanya.


Acara naik gunung Andong ini sudah lama sebenarnya, sudah bertahun lalu bareng anak-anak Solo Science Centre. Pertama banget acara ke gunung bersama kawan. Kita tidak membawa banyak perlengkapan.

Ke Gunung Andong kita berangkat sore dari Solo. Sampai basecamp malam hari lanjut naik sekitar jam 2 pagi. Jalan yang dilewati tergolong mudah bahkan untuk malam hari. Sampai di puncak sebelum subuh. Ada penjual makanan dan minuman di puncak. Jadi sembari menunggu matahari terbit bisa ngopi, makan gorengan atau makan pecel. Pemandangan matahari terbitnya bagus.. perlahan langit berubah warna dari gelap, menjadi tembaga, kuning, dan semesta menjadi terang benderang. Selain itu terlihat beberapa puncak gunung yang hits, ada Merapi, Sindoro, Sumbing dan Telomoyo. Lama-lama panas juga. Naik gunung Andong lebih enak malam hari menurutku. Ada tiga pos yang bisa digunakan untuk istirahat.







Waktu yang dibutuhkan untuk turun sangat singkat, sekitar satu jam saja. Setelah sampai basecamp kita sarapan. Banyak yang menjual makanan.

Naik Andong ini simple banget. Tidak perlu membawa banyak bekal dan peralatan kalau langsung turun tanpa camping.



Gejog Lesung

Ini kali pertama aku berkunjung ke Pasar Kaki langit yang menjadi salah satu Destinasi Digital unggulan GenPi Jogja. Menuju ke daerah mangunan menggunakan map lewat Berbah karena salah jalan. Harusnya lewat Ring Road bisa kalau dari Jogja. Dari Berbah perjalanan menjadi lebih lama dan aku awalnya mau cari jalan pintas. Ternyata justru tambah sesat. Tips memakai Google Maps, ketika melewati jalanan sepi pegunungan atau desa tidak perlu memilih jalan yang tidak direkomendasikan google, yang warnanya abu-abu. Nanti bisa lebih sesat.

Ini jalan udah nanjak, berbatu, lalu di atas sana bebatuan semua. Ngeri. 

Setelah kembali ke jalan yang benar aku melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kaki Langit. Jalanan pegunungan dengan banyak pohon di kiri kanan adalah salah satu tipe jalan favorit. Meski jalannya berliku dan cukup menanjak, tetap menyenangkan. Tanggal 31 Juli Lalu sekaligus ada acara Jagongan Digital yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Ada juga artis cantik Yuki Kato, langsung banyak yang minta foto bareng deh.




Flashmob menyambut tamu dan menteri

Jagongan Digital

Acara ini digelar bekerja sama dengan GenPi Jogja. Selain GenPi juga diundang koko-cici dan para duta daerah se DIY. Menggunakan seragam merah merona kami menyambut kedatangan tamu dan Pak Arief dengan flashmob diiringi lagu Asian Games.

Kesan pertama datang ke Pasar Kaki Langit, aku suka dengan metode jual beli yang menggunakan mata uang khusus. Terbuat dari kayu dengan pecahan 3, 5, dan 10. Koin 3 itu nilainya setara dengan 3000. Penjual di sana tidak menerima rupiah, jadi wajib banget tukar rupiah kamu dengan koin di gubuk lurah dekat dengan pintu masuk.

Pouch wadah koin

Mata Uang Kaki Langit

 Banyak banget makanan tradisional dengan harga murah. Aku langsung beli tiwul goreng yang jarang banget di temui di kota. Juga minum wedang seruni, wedang ronde dan tidak lupa ngopi sore sembari mendengarkan ibu-ibu main gejog lesung. Ada juga alunan musik keroncong dengan lagu-lagu hits jawa yang membuat suasana semakin nyamleng. Apa ya istilah bahasa indonesianya? Berasa teduh gitu. Asyik deh pokoknya. Pasar Kaki Langit buka setiap hari Sabtu dan Minggu. Ajak teman-teman kamu ke sini foto yang cantik lalu share ke medsos. Aksi sederhana kamu ini sudah turut mendukung keberlangsungan pasar Kaki Langit dan membahagiakan masyarakat di sana loh..^^